Pandangan buruk kebanyakan orang tentang bisnis affiliasi
Saturday, November 15, 2008 10:34
Mungkin perkembangan bisnis online di indonesia belakangan ini lagi marak dengan bisnis online jenis affiliasi / reseller.
Jika anda melihat dari sekian banyak iklan PPC,hampir 90% didominasi oleh produk bisnis yang berbasis affiliasi/reseller.
Banyak pro dan kontra di balik bisnis affiliasi / reseller ini,diantara nya:
1. Bisnis affiliasi / reseller adalah bisnis yang hanya menguntungkan pihak pengelola saja
2. Di bisnis affiliasi / reseller,kita hanya disuruh menjual kembali produk utama nya saja
3. Kita seperti “di peralat” untuk memperkaya si pengelola saja
4. dll…
Saya sudah sering mendengar statement seperti itu.
- Tapi apakah benar seperti itu?
atau
- Apakah itu hanya statement dari “orang yang iri” saja ? oleh mereka yang gagal dalam menjalankan bisnis affiliasi / reseller ?
Kalau boleh saya berpendapat,memang benar di dalam bisnis affiliasi kita diminta menjual kembali produk dari web affiliasi yang kita ikuti.
Sama saja seperti berbisnis di dunia nyata,misalkan seperti kita membuka warung.Di warung tersebut kita menjual barang-barang orang lain juga kan? Lalu apa beda nya? Apakah itu hanya menguntungkan pihak produsen saja?
TENTU SAJA TIDAK
Dengan kita menjual kembali tentun nya kita juga dapat untungkan? memang untung yang kita dapatkan tidak sebesar si produsen,kenapa? Jelas,karena posisi kita hanya sebagai distributor,dan si produsen tentu nya tidak cuma punya 1 atau 2 distributor saja,mungkin ratusan.Dan sudah jelas si produsen pasti dapat untung lebih besar.
Kembali lagi ke bisnis affiliasi dalam dunia bisnis online,kita sebagai reseller,tugas kita hanya sebagai distributor saja,dimana kita akan mendapat komisi dari penjualan yang berhasil kita lakukan.Tentu nya si pengelola web tidak hanya mempunyai 1 reseller saja kan? mungkin ada yang sudah ratusan atau ribuan,maka nya pemilik web affiliasi terkenal seperti formula******.comĀ dan uang*****.com bisa menjadi KAYA RAYA,karena mereka tidak hanya mempunyai 1 atau 2 reseller saja.
Mereka berhak untuk menjadi kaya,karena memang mereka sudah bersusah payah membangun bisnis dari awal hingga sukses.Begitu juga dengan bisnis affiliasi yang saya jalankan,Perfectbisnis.com.Sudah jelas penghasilan saya lebih besar dari reseller,karena saya tidak hanya mempunyai 1 atau 2 reseller saja.
Jadi jika saya melihat ada orang yang menganggap bisnis reseller / affiliasi adalah bisnis rendah,saya melihat mereka hanya sebagai orang yang iri saja,karena mereka gagal dalam menjalankan bisnis berbasis affiliasi/reseller.
Anda tau ewen chia? yaro starak? allen says? mike enlow? dan masih banyak lagi….
Mereka adalah sebagian contoh kecil dari internet marketer kelas dunia yang telah menghasilkan ribuan – juataan dollar dari bisnis affiliasi,mereka adalah para affiliate marketer sukses.Dan mereka sangat dihargai di mata dunia sebagai affiliate marketer.
Yah nama nya juga bisnis,selalu ada rintangan nya.Sekarang tergantung bagaimana kita menyikapi nya.Semua bisnis online pada dasarnya baik,asalkan halal.Kalau kita serius dan tekun,pasti sukses!
Jadi sampai saat ini,saya masih tetap pada slogan saya:
Bisnis affiliasi = paling mudah,paling menguntungkan!
Bagaimana dengan anda?
Jika anda punya kritik,saran,dan merasa artikel dari saya bermanfaat,tolong beri komentar ya! Ayo kita berdiskusi
Terimakasih
Salam sukses!









haryra says:
June 9th, 2009 at 1:58 am
setuju……..!
sbg pemula sy rasa program affiliasi/reseller ini cukup membantu. kita g perlu mikir tuk bikin produk, kita juga g perlu bikin web site karena sbg aggota program affiliasi tsb kita mendapatkan reflika websitenya, jadi kita g perlu repot2 lg, yg perlu kita lakukan hanyalah mempromosikannya, kalo laku tentu saja kita dapat komisi, mudah kan…!
Bg Anda yg setuju dan tertarik ayo gabung di sini: http://www.formulabisnis.com/?id=h4r1. salam sukses………
Jayalah affiliat marketer indonesia……….
someone says:
September 10th, 2009 at 12:24 am
pertama, afiliasi dan reseller,
menurut saya pribadi, afiliasi lebih menguntungkan daripada reseller, dari segi dana. tanpa perlu membeli produk, jadi dana langsung bisa dialokasikan ke promosi dan follow up.
tapi dalam masalah kualitas produk dan kepercayaan customer, reseller lebih unggul. sebab sebelum promosi, Anda harus membeli produk tersebut sehingga Anda bisa tahu. apakah produk tersebut layak untuk direkomendasikan kepada orang lain.
pertanyaannya, andai Anda sudah tahu bahwa kualitas produk yang Anda beli ternyata tidak layak di REKOMENDASIKAN, apakah Anda akan tetap mempromosikan produk tersebut?
kedua, benarkah afiliasi ataupun reseller tidak PERLU membuat website?
saya mengikuti banyak program reseller, ataupun afiliasi (selanjutnya dibaca afilasi). dan nyatanya, di MEMBER AREA hampir semua pengelola web tersebut menekankan pentingnya halaman review yang sebaiknya Anda buat.
jika Anda tidak PUNYA web, dimana Anda akan meletakkan halaman review?
andai Anda sudah mengikuti salah satu atau sekian program afilasi, silahkan di cek halaman afiliasi, reseller, affiliate, tips promosi atau apapun di Member Area Anda.
ok, bisa menggunakan blog, tapi bukankah pada intinya Anda SEBAIKNYA tidak mengarahkan pengunjung langsung kepada landing page utama?
faktanya, halaman review, squeeze page, splash page atau apapun namanya memang bisa meningkatkan penjualan MELALUI link afiliasi Anda.
plus, jika Anda memiliki keyakinan bahwa “Afilasi hanya memperkaya pengelola”, halaman review Anda bisa mengarahkan pengunjung kepada link afiliasi Anda sehingga bisa mengurangi kemungkinan “memperkaya pengelola”
ketiga, biaya promosi,
benarkah menjadi afilasi PASTI menguntungkan?
jika Anda lebih senang menggunakan PPC, ada baiknya Anda memilih produk yang memberikan komisi diatas Rp. 50.000 (untuk wilayah Indonesia)
kaitannya dengan ROI (Balik Modal Anda). Rata-rata PPC saat ini menetapkan biaya per klik Rp. 500. jika setiap 100 klik Anda baru mendapat PENJUALAN (bukan sekedar PROSPEK), Anda masih bisa mendapatkan keuntungan.
keempat, follow up,
jika Anda tidak ingin melakukan follow up, baik melalui sms ataupun email kepada prospek Anda, sebaiknya Anda mengetes terlebih dahulu email follow up dari web yang akan Anda promosikan.
caranya, setelah Anda memesan produk tersebut (khusus reseller), ada baiknya untuk tidak terlebih dahulu melakukan TRANSFER. Tunggu sekitar seminggu, apakah Anda mendapatkan email follow up, dan apakah email follow up tersebut bisa membuat Anda LEBIH tertarik untuk MEMBELI produk tersebut.
jika tidak ada email follow up, atau email follow up tidak menjanjikan, dan Anda masih BERSIKERAS ingin mempromosikan produk tersebut, mau tidak mau Anda harus mempertimbangkan untuk melakukan follow up sendiri.
kelima, dan yang paling penting,
ketika Anda menjadi reseller ataupun afilasi, Anda turut BERTANGGUNG JAWAB terhadap produk tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung. jika Anda hanya mementingkan penjualan, apa bedanya Anda dengan melakukan TABRAK LARI?
kembali kepada point pertama.
jika pengelola menyatakan bahwa “tanggung jawab sepenuhnya ada pada pengelola”, tanyakan hal ini secara lebih lanjut kepada diri Anda sendiri.
hanya pengalaman pribadi, thank’s.
Togu Siregar says:
September 15th, 2009 at 8:58 am
@Someone: wah komentar yang sangat menarik sekali! Yang anda bilang memang benar.Ya anda memang benar,sebaiknya kita mempunyai landing page,squezee page sendiri,dan autoresponder sendiri.Tapi kebanyakan pemula tidak mengerti hal tersebut,lain halnya dengan affiliate yang expert,makanya disediakan link affiliasi.
Untuk poin ke 5,memang benar reseller ikut bertanggung jawab,tapi hanya sebatas moral,bukan masalah teknis.Makanya di perfectbisnis.com pun tidak ada paksaan untuk menjadi reseller,jika menurut mereka produk PB bagus,silahkan di sebarluarkan,jika tidak ya tidak usah.
dhan says:
May 12th, 2010 at 1:27 am
menurut saya jd afliasi itu enak, enaknya di mana??????
karna kita tidak perlu merancang website trus tdk perlu susah2 menciptakan produk, itu kelebihannya,
hanya sj sekarang saya baru tahap ingin menjadi admin
biar untungnya lebih gede hehehe…..